Kamis 18 Feb 2016 15:54 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Sadly Rachman

Intip Library of Congress di Washington DC

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Penjaga Library of Congress, Carlson (sekitar 60 tahun), mengatakan, meskipun Library of Congress terbuka untuk umum, pengunjung maupun wisatawan tak boleh meminjam buku untuk dibawa pulang dibaca di rumah. Hanya anggota kongres dan stafnya yang boleh membawa buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut untuk dibaca di rumah.

Perpustakaan ini memiliki buku yang sangat lengkap dan banyak dari berbagai macam literatur, seperti botani, kesehatan, pengobatan, operasi, kimia, teknik, sejarah, dan politik. Di seksi perpustakaan pribadi, Presiden Thomas Jefferson terdapat buku mengenai kebesaran Genghis Khan. Koleksi buku yang ada di Library of Congress lebih dari 150 juta buku.

Library of Congress didirikan pada 1800 di Washington DC. Perpustakaan ini didirikan karena dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan para anggota Kongres Pemerintah Amerika Serikat. Presiden Thomas Jefferson setelah pensiun dari jabatannya kemudian memilih tinggal di rumahnya di Monticello.

Kemudian, Jefferson menawarkan perpustakaan pribadinya sebagai pengganti Library of Congress yang dihancurkan oleh tentara Inggris saat menginvasi Amerika. Pada Januari 1815, Kongres Amerika membeli 6.487 buku koleksi Thomas Jefferson seharga 23.950 dolar Amerika yang sekarang menjadi koleksi Library of Congress. Ini merupakan titik balik berdirinya perpustakaan nasional.

Saat Republika.co.id berkunjung ke sana, para pengunjung bisa memasuki perpustakaan pribadi Thomas Jefferson. Namun, buku-buku yang ada di dalam perpustakaan pribadi itu rak-raknya ditutupi dengan kaca bening. Para pengunjung hanya bisa membaca koleksi buku Jefferson tanpa bisa mengambilnya dari luar, bisa disebut hanya sebagai museum perpustakaan pribadi Jefferson.

Pengunjung juga bisa melihat dari atas balkon bagaimana para anggota perpustakaan membaca dari ruang baca utama yang terletak di lantai bawah. Pengunjung tak boleh mengambil foto dengan memakai lampu flash karena dikhawatirkan mengganggu para pembaca yang rata-rata merupakan staf anggota Kongres Pemerintah Amerika.

Sebelum masuk, para pengunjung harus membuang semua makanan dan minuman mereka, termasuk permen karet. Ini dilakukan agar tak mengotori perpustakaan yang sangat indah tersebut. Untuk memasuki Library of Congress, pengunjung atau wisatawan tak perlu membayar atau menjadi anggota.

Di perpustakaan tersebut, banyak pelajar Amerika ataupun mahasiswa yang datang untuk melihat-lihat dan belajar sejarah. Sebab, di Library of Congress sering kali diadakan pameran peradaban bersejarah, seperti sejarah fashion dari baju ballgown sampai baju yang lebih modern.

 

 

Videografer: Dyah Ratna Meta Novia