Kamis 31 Mar 2016 16:39 WIB

Rep: Damanhuri Zuhri/Agung S/ Red: Agung Sasongko

Kepada INAIS dan Pesantren Sahid, Ini Pesan Syekh Lebanon

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR -- Rektor Universitas Kulliya Dakwah, Beirut, Lebanon, Syekh Abdul Nasser Jabri, mengunjungi Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khatimah, Gunung Menyan, Bogor, belum lama ini. Dalam kunjungannya itu, Syekh Nasser menggelar dialog dengan para mahasiswa Institut Agama Islam Sahid (INAIS) dan Santri Pesantren Sahid.

Berikut isi pesan beliau:

"Insya Allah Pondok Pesantren Sahid ini di Hari Kiamat kelak menjadi sahid, menjadi saksi, bagi para pendirinya, pengelola serta mereka yang mendidik. Nama sahid adalah nama yang besar untuk lembaga pendidikan di Indonesia yang dengan serius melakukan pembinaan dan pendidikan untuk umat Islam.

Kami bersama berbagai lembaga pendidikan di Indonesia yang memiliki komitmen untuk mendidik putra Indonesia dengan kerja sama untuk membina anak-anak Muslim.

Mengapa?

Karena Rasulullah SAW ketika berada di Kota Suci Makkah al Mukarramah dan Kota Suci Madinah, senantiasa membina dan mendidik anak-anak Muslim. Rasulullah SAW tidak mengajak anak-anak Muslim ke negeri Syam dan Yaman, juga tidak ke Paris, melainkan Rasulullah SAW tinggal di Makkah dan Madinah untuk membina dan mendidik anak-anak Muslim dekat kepada Allah SWT.

Pondok Pesantren Sahid yang hari ini saya kunjungi, merupakan upaya yang sangat kuat dari para pendiri dan pengelolanya untuk membina dan mendidik anak-anak Muslim menimba ilmu sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT seperti yang dilakukan Rasulullah SAW dulu.

Dan seperti kita ketahui, sebelum kita memajukan negeri ini, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mencerdaskan anak-anak Muslim, memberikan pengajaran kepada generasi penerus untuk belajar membaca atau seperti disebut dalam Alquran melalui surah al-Alaq 1-5.

Kita berdoa kepada Allah SWT, semoga Pondok Pesantren Sahid ini, semoga para pendiri, para guru dan mereka yang selalu memberikan pembinaan dan pendidikan, mampu melahirkan generasi Muslim yang baik, menyebarkan ilmu serta mendidik anak-anak Muslim yang baik."