Selasa 16 Jun 2026 10:00 WIB
Red: tim video
Sebuah pesawat pengebom strategis B-52 Stratofortress dilaporkan jatuh sesaat setelah lepas landas, menewaskan seluruh orang di dalamnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 15 Juni 2026 pukul 11:20 waktu setempat (19:20 GMT).
Pesawat tersebut diketahui sedang menjalankan misi uji coba rutin dalam rangka mendukung program modernisasi radar di pangkalan tersebut. Kolonel James Hayes, pejabat pangkalan Edwards Air Force Base, mengonfirmasi delapan orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan meninggal dunia. Para korban merupakan kru campuran yang terdiri dari personel militer, pegawai sipil pemerintah, dan kontraktor pemerintah.
“Hari ini, Pangkalan Angkatan Udara Edwards mengalami tragedi yang mengerikan, dan kita kehilangan delapan orang Amerika yang hebat,” ujar Hayes dalam konferensi pers, dilansir BBC, Selasa 16 Juni 2026.
Berdasarkan rekaman kecelakaan, pihak pangkalan menyatakan insiden tersebut “tidak dapat diselamatkan” (unsurvivable). Pesawat dilaporkan langsung meledak dan terbakar sesaat setelah meninggalkan landasan pacu. Ledakan tersebut menciptakan gumpalan asap hitam pekat yang terlihat dari jarak bermil-mil.
Saat ini, operasional di Edwards Air Force Base telah dihentikan sementara guna mempermudah proses penyelidikan. Hayes menegaskan bahwa lokasi jatuhnya pesawat sepenuhnya terkendali di dalam area pangkalan. Mengenai penyebab kecelakaan, pihak otoritas belum dapat memberikan keterangan resmi. Investigasi awal diperkirakan akan memakan waktu hingga 30 hari, sementara analisis penyebab secara mendalam diprediksi memerlukan waktu lebih dari enam bulan. Boeing B-52 Stratofortress merupakan pesawat pengebom jarak jauh yang telah beroperasi di militer AS sejak tahun 1950-an.
Pesawat ini dikenal luas dengan julukan “The Buff” atau “Big Ugly Fat”. Produser: Eko Supriyadi Kreator: Pangeran Arga #Republika #RepublikaOfficial #CekRepublikaAja #DailyNews #PesawatAS