Selasa 24 Feb 2026 15:15 WIB

Red: tim video

Israel Semprotkan Bahan Kimia ke Gaza Hingga Lebanon

Pasukan pendudukan Israel dilaporkan telah meningkatkan kampanye penyemprotan bahan kimia berbahaya melalui udara yang menargetkan lahan pertanian serta kawasan penggembalaan di sepanjang Jalur Gaza, Lebanon Selatan, hingga wilayah Quneitra di Suriah Selatan. Aksi sistematis ini telah menimbulkan kerusakan ekologis dan ekonomi yang luas bagi masyarakat agraris di wilayah-wilayah tersebut pada awal tahun 2026 ini.


Dilansir dari Quds News Network, Selasa 24 Februari 2026, di wilayah Quneitra, Suriah Selatan, operasi penyemprotan yang terjadi sepanjang Januari 2026 telah menghantam lebih dari 65 kilometer lahan pertanian di area perbatasan. Serangan udara tersebut mengakibatkan hancurnya sekitar 350 hektare lahan penggembalaan. Cairan itu merusak ratusan hektare tanaman musim dingin, serta mematikan puluhan perkebunan zaitun yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat. Kondisi ini memperparah krisis pangan di wilayah yang sudah lama terdampak konflik tersebut.


Situasi serupa juga dilaporkan terjadi di Lebanon Selatan, di mana penggunaan zat glifosat dalam kadar yang sangat tinggi telah menyebabkan tanah kehilangan kesuburannya secara permanen. Penggunaan herbisida ini tidak hanya merusak tanaman yang sedang tumbuh, tetapi juga mengancam masa depan pertanian di wilayah tersebut karena tanah menjadi mandul. 


Sementara itu, para petani di Jalur Gaza kembali menghadapi kenyataan pahit dari pola serangan herbisida yang telah berlangsung sejak tahun 2014, yang hingga kini telah menyisakan ribuan dunam lahan yang rusak dan tidak dapat diolah. Dampak dari penggunaan bahan kimia yang komposisinya sebagian besar masih misterius ini kini mulai merambah ke sektor kesehatan. 


Video editor: Hirzi 


Produser: Eko Supriyadi 


#Republika #DailyNews #Gaza #CekRepublikaAja #RepublikaOfficial