Jumat 19 Dec 2025 07:53 WIB
Red: Agung Sasongko
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi militer AS di Laut Karibia yang telah membunuh lebih 90 orang mulanya disebut sebagai langkah pemberantasan penyelundupan narkoba. Belakangan, Gedung Putih makin terbuka mengindikasikan bahwa cadangan raksasa minyak bumi Venezuela adalah alasan sebenarnya. Hal itu diakui Presiden Amerika Serika Donald Trump. Ia menyebut ingin merebut minyak yang diklaim sebelumnya milik AS. Kini militer AS sedang mengepung Venezuela, dan dilaporkan sedang merencanakan serangan.