Senin 27 Jul 2020 15:05 WIB

Red: Sadly Rachman

Erick Thohir, Langkah Taktis, dan Gebrakannya pada 2020 (1)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gebrakan diserta langkah perubahan oleh menteri BUMN, Erick Thohir pada Januari hingga Februari 2020.


7 Januari


Erick ingin satukan dana pensiun BUMN.


Erick ingin bangun BUMN Tower di Ibu Kota baru.


 


9 Januari


Holding penerbangan akan diperluas jadi holding pariwisata.


Datangi Kemenlu, Erick Ingin BUMN Lebih Penetrasi di Internasional.


BUMN Sinergi dengan Para Dubes Tingkatkan Ekspor hingga Investasi.


Erick Ingin Bentuk Holding Rumah Sakit.


 


10 Januari


Erick terapkan skala prioritas dalam mengelola 142 BUMN.


Erick Dorong Ekosistem Bisnis yang Sehat.


 


22 Januari


Erick tunjuk Irfan Setiaputra jadi Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia.


 


23 Januari


Erick Dorong Ekosistem Industri Pertahanan yang Sehat.


 


28 Januari


Erick Targetkan Holding Rumah Sakit BUMN Ramping Juni.


Erick Beberkan Lima Langkah Stategis BUMN hingga 2024.


Erick Sampaikan Upaya Cegah Korupsi di BUMN kepada KPK.


 


29 Januari


Erick ungkap lima cetak biru pimpin BUMN.


Erick sebut Pembayaran Nasabah Jiwasraya Mulai Akhir Mare.


 


4 Februari


Erick melantik sekretaris Kementerian (sesmen) BUMN, deputi, hingga staf ahli.


Kementerian BUMN Umumkan Pembentukan Holding Farmasi.


Erick Minta BUMN Antisipasi Dampak Korona bagi Ekonomi.


 


10 Februari


Erick Ingin Konsolidasi RS BUMN Jadi Benteng Pertahanan Bangsa.


 


14 Februari


Erick Targetkan Pengembangan Pelabuhan Benoa Rampung 2023.


 


17 Februari


Telkom Diminta Lebih Kembangkan Model Bisnis ke Depan.


Erick angkat Claus Wamafma sebagai direktur PT Freeport Indonesia (PTFI). Claus menjadi orang Papua pertama yang menduduki posisi direktur di Freeport.


 


20 Februari


Erick targetkan laba bersih BUMN naik 50 persen pada 2024.


Erick ingin tutup lima anak usaha Garuda.


Eick akan tutup BUMN sekarat.


Erick Tunjuk mantan Gubernur BI Agus DW Martowardojo Jadi Komisaris Utama BNI.


 


21 Februari


Erick ingin atur minimal setoran dibiven.


 


26 Februari


Erick tiadakan konsep super holding.


 


 


Video Kreator | Fakhtar Khairon Lubis