Kamis 25 Feb 2016 00:03 WIB
Rep: Casilda Amilah/ Red: Sadly Rachman
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah laporan baru menyimpulkan bahwa Cina dan India memiliki udara terburuk di dunia. Beberapa pakar mengatakan, partikel-partikel kecil yang ada di atmosfer kedua negara itu menimbulkan 55 persen kematian akibat polusi udara di seluruh dunia.
Dan Greenbaum, kepala Health Effects Institute di Boston, sebuah LSM yang menganalisis dampak kesehatan dari beragam sumber polusi udara mengatakan, tinggal di daerah-daerah dengan tingkat polusi tinggi, bisa meningkatkan penyakit jantung, paru-paru, dan mati muda.
Dilansir VOA Indonesia, Greenbaum menambahkan, memasak di dalam rumah juga ikut menyumbang polusi udara yang signifikan dan menimbulkan dampak pada kehidupan manusia. Sementara di Cina, sumber polusi udara terbesar adalah pembakaran batu bara.
Laporan itu memperkirakan bahwa jika Cina tidak menerapkan standar polusi udara yang lebih ketat, membatasi pembakaran batu bara dan emisi partikel dari pabrik-pabrik, maka lebih dari satu juta orang akan mati lebih cepat menjelang tahun 2030.
Video Editor: Casilda Amilah