Jumat 19 Jan 2018 18:51 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Sadly Rachman

Gerakan Alumni 212 Dianggap Membahayakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma'arif melihat fenomena kriminalisasi ulama karena dianggap membahayakan Pemilihan Presiden 2019 nanti. Menurutnya gerakan-gerakan massa aksi 212 dianggap sebagai lawan politik bagi pemerintahan saat ini. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta.

Slamet mengatakan, menurut perhitungan politiknya gerakan-gerakan yang dilakukan massa aksi 212 membahayakan bagi pemerintahan saat ini untuk maju kembali pada Pilpres 2019. Padahal dia menilai awalnya gerakan tersebut untuk kasus penodaan agama.

Berikut video lengkapnya.

 

 

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Terkait

Terpopuler