Jumat 17 Dec 2010 09:28 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Sadly Rachman

Teknologi Informasi dan Komunikasi Dunia Islam masih Tertinggal

REPUBLIKA.CO.ID, TANGSEL--Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dunia Islam jelas tertinggal dengan dunia barat. Akantetapi ketertinggalan itu bukan masalah asalkan pemerintah di dunia Islam berniat untuk mengejar ketertinggalan itu.

Pakar telematika, Abimanyu Wahjoewidajat mengatakan selepas kejayaannya dunia Islam tidak lagi menjadi kiblat temuan (invention). Karena posisinya sudah tergusur peradaban barat. Meski demikian fakta itu tidak menjadikan dunia Islam harus tertinggal dalam hal adaptasi teknologi.

"Dunia Islam memang tertinggal tapi perkembangan pembangunan ICT terus dilakukan dan ditingkatkan," papar Abimanyu kepada republika disela konferensi Internasional Conferencer Information anda Communication Technology for The Moeslem World 2010 yang berlangsung di Auditorium Utama, UIN Syarif Hidayatullah, Senin (13/12).

Abimanyu menuturkan dunia Islam boleh dibilang sangat responsif dengan perkembangan teknologi yang ada. Indonesia misalnya, ketertinggalan dibidang otomotif mulai ditanggulangi dengan program mobil SMK. Melalui contoh program ini saja, Indonesia segera bersiap untuk membentuk industri mobil nasionalnya.

Meski begitu, Abimanyu menyatakan kondisi itu sangat dipengaruhi oleh pihak penemu dalam hal ini pemilik industri otomotif raksasa dunia. Mereka, kata Abimanyu, tentu punya kepentingan dalam pengembangan industri otomotif tanah air. "Mereka tentu tidak sembarang untuk menyerahkan lahan yang mereka garap. Padahal mereka telah mengalokasikan dana sedemikan besar untuk pengembangan itu," papar dia.

Karena itu, dia menilai sebaiknya dunia Islam termasuk Indonesia lebih fokus pada ICT yang berkaitan dengan industri perakitan. Dengan begitu, ICT akan menyerap banyak tenaga kerja sekaligus sedikit demi sedikit mulai mulai memikirkan peta jalan menuju Industri ICT yang mandiri sesuai dengan target pemerintah dalam mencapai Millenium Development Goals 2015 mendatang.

 

Footage by Google