Ahad 15 Oct 2017 00:05 WIB

Rep: Fian Firatmaja/ Red: Sadly Rachman

Israel tak Suka Hamas dan Fatah Berdamai

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Kabar rekonsiliasi Hamas dan Fatah ternyata di sambut negatif oleh Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjelaskan keputusan tersebut akan membuat hubungan Israel dan Palestina semakin jauh dari kata berdamai.

Seperti dilansir dari laman Jerusalem Post, dia mengatakan berdamai dengan Hamas sama saja dengan membuat diplomasi perdamaian kedua negara akan semakin sulit terealisasi. Netanyahu menegaskan, damainya Hamas dan Fatah tidak akan mengurangi serangan Hamas ke Israel.

Dia beranggapan Hamas tetap akan angkat senjata meski sudah berdamai dengan Fatah. Artinya, serangan terhadap negaranya akan terus terjadi. Seperti diketahui, Hamas menjadi kubu yang aktif dalam melancarkan serangan ke Israel.

Netanyahu diketahui memang sudah melabeli Hamas sebagai sebuah kelompok teroris. Bahkan, dia mengatakan Fatah rekonsiliasi dengan pembunuh massal (Hamas). Dia menilai keputusan itu adalah sebuah masalah bukan solusi dalam menciptakan perdamaian kedua negara.

Berikut video lengkapnya.

 

 

Video Editor:
Fian Firatmaja