Senin 06 Sep 2010 03:33 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Sadly Rachman

Jalur Alternatif Subang - Indramayu Banyak Tambalan Aspal dan Minim Tempat Pengisian Bahan Bakar

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU--Pemudik yang berniat melalui ruas jalan
alternatif Subang-Cikamurang-Indramayu  patut berhati-hati karena
jalan penuh tambalan aspal tidak sempurna. Tambalan itu tersebar di
sejumlah titik seperti desa Bantar Baru, Kecamatan Gantar, Kabupaten
Indramayu. Kondisi itu membuat pengemudi tidak bisa leluasa memainkan
kecepatan ketika melalui ruas ini.

"Jalan-jalan di kawasan ini selain berkelok-kelok juga banyak
penambalan aspal. Jadi, pengemudi harus berhati-hati," kata Amud,
salah seorang pekerja yang sedang melakukan penambalan aspal kepada
Republika.co.id, Jumat (27/8). Amud mengaku penambalan aspal ini
merupakan bagian dari perawatan jalan.

Dia juga mengatakan kondisi jalan dengan tambalan aspal banyak ditemui
hingga menuju pusat kota Indramayu. "Ya, jalur ini banyak dilalui bus
besar ketika sebagian arus pantura dialihkan ke seni. Jadi, ya, jalan
banyak yang rusak," paparnya.

Sebagai informasi pula, pemudik yang berniat melalui ruas jalan
Subang-Cikamurang-Indramayu harus mempersiapkan cadangan bensin.
Pasalnya, ketika sudah memasuki kawasan Cikamurang yang berupa hutan
dan perkebunan tidak terlihat tempat pengisian bahan bakar.

Disamping itu, dikawasan ini sama sekali tidak ada tempat
peristirahatan baik yang disediakan warga. Jadi, bagi para pemudik
yang hendak melepas lelah sejenak hanya bisa menepikan kendaraan