Ahad 02 Aug 2026 12:45 WIB
Massive Attack Disanksi Singapura karena Palestina
Duo trip-hop asal Inggris, Massive Attack, tengah diselidiki otoritas Singapura setelah menampilkan bendera Palestina dalam konser mereka di The Star Theatre pada Rabu 29 Juli 2026.
Infocomm Media Development Authority (IMDA), badan otonom pemerintah Singapura di bawah Kementerian Pengembangan Digital dan Informasi, dilaporkan sedang menyelidiki dugaan pelanggaran terhadap persyaratan izin konser.
Promotor konser, Lushington, mengonfirmasi telah mengetahui laporan mengenai penampilan Massive Attack tersebut.
Menurut promotor, konser tersebut merupakan satu-satunya penampilan Massive Attack di Singapura dalam rangkaian tur “Massive Attack x Live Tour 2026”.
Reporter: Gumanti Awaliyah
Editor: Qommarria Rostanti
Produser: Ronggo Astungkoro
Kreator: Hirzi
#republika #republikaofficial #cekrepublikaaja #dailynews #palestina