Rabu 08 Apr 2026 14:15 WIB
Red: tim video
Langkah tak biasa diambil oleh Beijing yang secara tiba-tiba mencadangkan wilayah udara lepas pantai selama 40 hari berturut-turut mulai 27 Maret hingga 6 Mei 2026. Melalui penerbitan Notice to Air Missions (Notam), China menutup ruang udara dari permukaan hingga ketinggian tak terbatas tanpa memberikan penjelasan resmi mengenai adanya latihan militer. Durasi 40 hari ini dinilai sebagai sebuah "anomali" oleh para pakar internasional, mengingat latihan militer standar biasanya hanya berlangsung beberapa hari. Direktur Proyek SeaLight, Ray Powell, menyebut hal ini menunjukkan postur kesiapan operasional yang berkelanjutan. Apakah ini merupakan pergeseran strategi Beijing dalam menggunakan kontrol ruang udara sebagai alat sinyal militer? Simak ulasan lengkapnya dalam video ini. #cekrepublikaaja #republika #China #Geopolitik #BeritaDunia #NewsUpdate Naskah : Salsabila Fathifalah Video Editor : Rafa Raisul